PELUANG KOMODITI ANDALAN SPECIFIK LOKASI DAN PENGENDALIAN TERPADU PENYAKIT HAWAR DAUN DESA SIGURUNGGURUNG

Authors

  • Adriani S.A. Siahaan Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Saudur Simangunsong Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Rolan Siregar Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Nixson Panjaitan Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Theodora MV Nainggolan Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Lambok Simatupang Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara
  • Lasminar Siahaan Fakultas Pertanian, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara

Keywords:

Komoditi andalan, specifik lokasi, penyakit, kakao, padi

Abstract

Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) berada di Desa Sigurunggurung, Kec. Parlilitan, Kab.Tapanuli Utara dengan jarak tempuh ± 102 km perjalanan 2 jam dari universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Siborongborong.  Lokasi desa ini menjadi pilihan pengabdian masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki oleh team pegabdian masayarakat. Desa ini juga menjadi tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa semester enam serta dukungan adanya Tenaga Penyuluh Pertanian (PPL) yang merupakan alumni Fak.Pertanian dan beberapa mahasiswa PPL saat ini sedang tugas belajar di UNITA.

Kondisi lahan di desa topografinya sigurunggurung bergelombang dan berbukit dengan komoditi pertanian yang dibudidayakan masyarakat yaitu tanaman palawija (padi dan jagung), tanaman perkebunan (kakao, kopi), hortikultura (sayuran daun) serta tanaman Multi PurposeTrees Species (MPTS)  yaitu petai, jengkol dan durian.

Sumber penghasilan  atau pendapatan masyarakat yang lebih dominan dihasilkan dari tanaman kakao dan tanaman palawija. Informasi ini diperoleh dari kelompok tani yang hadir dan penyuluh pertanian lapangan setempat. Hasil panen kakao belum mencapai standard panen dan pasca panennya, disebabkan masukan teknologi budidayanya belum maksimal di penggunaan bibit unggul bersertifikat, perawatan dan pemeliharaan tanaman seperti pemupukan, pemangkasan  dan pengendalian hama penggerek buah kakao, sehingga orientasi dampak pemasarannya juga tidak maksimal. 

Kehadiran team pengabdian masyarakat memberikan solusi dan masukan kepada kelompok tani  yang dibantu oleh tenaga PPL bagaimana upaya kelompok tani dalam pemanfaatan teknologi budidaya tanaman kakao sehingga,” Peluang Komoditi Andalan dan komoditi Specifik Lokasi,” dari Desa Sigurunggurung dapat maksimal dan dapat dinikmati oleh seluruh kelompok tani yang ada di desa tersebut untuk kesejahteraan hidup petani.

Hasil pertemuan pengabdian masyarakat dengan kelompok tani yaitu sumbangan pemikiran dan diskusi bersama disertai membagikan bibit unggul kakao siap tanam, pupuk organik cair (POC) hasil rakayasa dosen dan mahasiswa. Pertemuan tersebut juga memberikan kotribusi yang terbaik dan juga sekaligus menambah wawasan pengetahuan kepada kelompok tani, mahasiswa PKL dan PPL, sehingga permasalahan masyarakat kelompok tani dengan solusi yang dipaparkan berdasarkan kajian akademik yang sifatnya ilmiah mudah diterapkan oleh masayarakat tani.

Downloads

Published

2024-08-01

How to Cite

Adriani S.A. Siahaan, Saudur Simangunsong, Rolan Siregar, Nixson Panjaitan, Theodora MV Nainggolan, Lambok Simatupang, & Lasminar Siahaan. (2024). PELUANG KOMODITI ANDALAN SPECIFIK LOKASI DAN PENGENDALIAN TERPADU PENYAKIT HAWAR DAUN DESA SIGURUNGGURUNG. JPM-UNITA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT), 2(2), 81–86. Retrieved from http://jpm.usxiitapanuli.ac.id/index.php/jurnal/article/view/25

Most read articles by the same author(s)