PENGUATAN KOMPETENSI BERBAHASA INGGRIS MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KREATIF DALAM MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI SMA NURCAHAYA MEDAN
Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih terbatasnya kompetensi berbahasa Inggris siswa serta rendahnya integrasi isu lingkungan dalam proses pembelajaran di sekolah. Di SMA Nurcahaya Medan, pembelajaran bahasa Inggris cenderung berfokus pada aspek teoritis dan belum optimal dalam mengembangkan kemampuan komunikatif serta kesadaran lingkungan siswa. Kondisi ini menuntut adanya inovasi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kompetensi berbahasa Inggris siswa melalui pendekatan kreatif serta menumbuhkan wawasan dan sikap peduli lingkungan. Program ini dirancang agar siswa mampu menggunakan bahasa Inggris secara aktif, kontekstual, dan komunikatif, khususnya dalam mengangkat tema-tema lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang cerdas, adaptif, serta memiliki kesadaran ekologis yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, praktik langsung, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan berbagai teknik seperti role play, diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan konten kreatif berbahasa Inggris bertema lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam penggunaan kosakata, struktur kalimat, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan di sekitar mereka. Kebaruan dari kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi antara penguatan kompetensi bahasa Inggris dengan pendidikan lingkungan melalui pendekatan kreatif dan kontekstual yang disesuaikan dengan kondisi SMA Nurcahaya Medan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan linguistik, tetapi juga menggabungkannya dengan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dalam satu model pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Pendekatan ini memberikan kontribusi baru dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan pembelajaran bahasa yang lebih bermakna, inovatif, serta mampu menjawab tantangan global sekaligus kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.

JPM-UNITA ( JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT)